HNW Desak Pemerintah Perbaiki Sistem Desil agar Bansos Tepat Sasaran
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), meminta pemerintah untuk segera membenahi sistem desil dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Menurutnya, sistem yang digunakan untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat ini masih rentan menyebabkan bansos tidak tepat sasaran.
Apa Itu Sistem Desil?
Sistem desil adalah metode pengelompokan penduduk berdasarkan tingkat pendapatan atau kesejahteraan, yang biasanya dibagi menjadi sepuluh kelompok. Dalam konteks bansos, desil digunakan untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan, terutama kelompok yang berada di desil terbawah.
Kekhawatiran HNW terhadap Ketepatan Sasaran
HNW mengkhawatirkan bahwa data desil yang digunakan saat ini belum akurat dan tidak diperbarui secara berkala. Akibatnya, banyak keluarga miskin yang justru tidak masuk dalam daftar penerima manfaat, sementara sebagian yang mampu malah menerima bantuan. Ketidaktepatan ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga membuat anggaran negara tidak efisien.
Dampak Jika Sistem Tidak Segera Dibetulkan
- Bansos tidak menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.
- Anggaran pemerintah terbuang percuma untuk penerima yang tidak layak.
- Ketimpangan sosial semakin melebar.
- Kepercayaan publik terhadap program pemerintah menurun.
Usulan Perbaikan dari HNW
HNW menyarankan agar pemerintah melakukan pembaruan data secara berkala dan berkelanjutan. Ia juga mendorong verifikasi lapangan yang lebih ketat serta pemanfaatan teknologi digital untuk memastikan data desil sesuai dengan kondisi terkini. Dengan begitu, bansos dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.
Perbaikan sistem desil bukan hanya soal teknis, melainkan juga menyangkut keadilan sosial. Pemerintah perlu berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program bantuan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.
