Tempe Berpotensi Jadi Ikon Wisata Kuliner Indonesia Menurut PHRI
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai bahwa tempe memiliki potensi besar untuk menjadi identitas wisata kuliner nasional. Makanan tradisional berbahan dasar kedelai ini dinilai mampu menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Mengapa Tempe Layak Menjadi Identitas Kuliner?
Menurut PHRI, tempe bukan sekadar lauk murah, melainkan warisan budaya yang kaya akan nilai gizi dan cita rasa. Beberapa alasan yang mendukung potensi tempe antara lain:
- Nilai gizi tinggi – Tempe kaya akan protein, serat, dan probiotik yang baik untuk kesehatan.
- Fleksibel dalam olahan – Tempe dapat diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari gorengan, tumisan, hingga kreasi modern seperti burger tempe atau steak tempe.
- Mudah ditemukan – Bahan baku kedelai mudah didapat dan harganya terjangkau, sehingga tempe dapat dinikmati oleh semua kalangan.
- Ramah lingkungan – Proses fermentasi tempe menggunakan energi yang lebih rendah dibandingkan produksi daging, menjadikannya pilihan makanan berkelanjutan.
Potensi Tempe dalam Pariwisata
PHRI menekankan bahwa tempe bisa menjadi daya tarik wisata kuliner yang unik. Beberapa destinasi di Indonesia sudah mulai memperkenalkan tempe sebagai menu andalan, misalnya di Yogyakarta dengan gudeg yang menggunakan tempe bacem, atau di Jawa Timur dengan tempe penyet. Jika dikelola dengan baik, tempe bisa bersaing dengan makanan khas negara lain seperti sushi (Jepang) atau pizza (Italia).
Langkah yang Perlu Dilakukan
Agar tempe benar-benar menjadi identitas wisata kuliner, PHRI merekomendasikan beberapa langkah:
- Promosi melalui festival kuliner dan media sosial.
- Pelatihan bagi pelaku usaha kuliner untuk mengembangkan menu berbasis tempe yang inovatif.
- Kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas untuk memperkuat branding tempe sebagai warisan budaya.
Dengan potensi yang dimiliki, bukan tidak mungkin tempe akan menjadi ikon wisata kuliner Indonesia yang mendunia. PHRI optimistis bahwa tempe dapat mengangkat citra kuliner nusantara di mata internasional.
