July 12, 2026

Isu BR Dinilai Sebagai Upaya Pembunuhan Karakter di Pemilihan Rektor UPR

Isu BR Dinilai Sebagai Upaya Pembunuhan Karakter di Pemilihan Rektor UPR

Dalam perkembangan terbaru seputar pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), muncul tudingan bahwa isu yang beredar mengenai salah satu bakal calon, BR, merupakan bentuk pembunuhan karakter. Isu ini dianggap sengaja disebarkan untuk merusak reputasi BR di mata publik dan civitas akademika.

Latar Belakang Isu

Pemilihan Rektor UPR (Pilrek) yang seharusnya menjadi ajang kompetisi ide dan visi misi, justru diwarnai oleh berbagai gosip yang tidak mendasar. BR, yang disebut sebagai salah satu kandidat potensial, menjadi sasaran serangan personal melalui informasi yang tidak terverifikasi.

Dampak Pembunuhan Karakter

Praktik pembunuhan karakter ini dinilai sangat merugikan, tidak hanya bagi BR secara pribadi, tetapi juga bagi proses demokrasi di lingkungan kampus. Hal ini dapat mengalihkan fokus dari kualitas dan program kerja para calon, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap integritas Pilrek UPR.

  • Menurunkan kredibilitas kandidat tanpa bukti yang jelas.
  • Mengganggu iklim demokrasi yang sehat di kampus.
  • Membuat pemilih tidak dapat menilai kandidat secara objektif.

Seruan untuk Berhenti

Berbagai pihak menyerukan agar praktik pembunuhan karakter segera dihentikan. Mereka meminta semua pihak untuk fokus pada visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing kandidat, bukan pada isu-isu negatif yang belum terbukti kebenarannya.