August 11, 2026

Pemerintah Intensifkan Pengawasan DMO dan Dorong PLN untuk Percepat Proses Kontrak

Pemerintah Intensifkan Pengawasan DMO dan Dorong PLN untuk Percepat Proses Kontrak

Pengawasan DMO Diperketat untuk Jaga Pasokan Energi Nasional

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah strategis dengan memperketat pengawasan terhadap kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan bahwa pasokan energi dalam negeri tetap stabil dan sesuai dengan kebutuhan nasional.

DMO merupakan aturan yang mewajibkan perusahaan tambang untuk mengalokasikan sebagian hasil produksinya untuk kebutuhan dalam negeri. Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap tidak ada lagi pelanggaran yang dapat mengganggu keseimbangan pasokan energi.

PLN Diminta Percepat Proses Kontrak Pengadaan Batubara

Selain memperkuat pengawasan DMO, Kementerian ESDM juga mendorong PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mempercepat proses kontrak pengadaan batubara. Langkah ini dinilai penting guna mengantisipasi lonjakan permintaan listrik di masa mendatang dan memastikan kelancaran operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Percepatan kontrak diharapkan bisa menghindari potensi krisis pasokan yang dapat berdampak pada stabilitas ketenagalistrikan nasional. PLN diimbau untuk segera menyelesaikan negosiasi dan menandatangani perjanjian dengan para pemasok batubara.

Kolaborasi untuk Ketahanan Energi

Pemerintah terus berupaya memperkuat kolaborasi antara Kementerian ESDM, PLN, dan para pelaku industri pertambangan. Sinergi ini diperlukan agar kebijakan DMO dapat berjalan efektif sekaligus mendukung percepatan kontrak pengadaan batubara untuk kebutuhan listrik.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pasokan energi nasional semakin terjamin dan harga listrik tetap terjangkau bagi masyarakat. Kementerian ESDM juga akan terus melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai rencana.