Gus Kikin Mendorong NU Berpegang Teguh pada Adab dan Politik Kebangsaan
Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akrab disapa Gus Kikin menegaskan pentingnya organisasi NU berpijak pada adab dan politik kebangsaan. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka merespons dinamika internal organisasi menjelang pemilihan ketua umum.
Menjaga Adab dalam Berorganisasi
Menurut Gus Kikin, adab merupakan fondasi utama dalam setiap langkah organisasi. Tanpa adab, perjuangan NU kehilangan arah dan makna. Ia menekankan bahwa adab harus menjadi ruh dalam setiap keputusan dan tindakan kultural NU.
Politik Kebangsaan NU
Selain adab, Gus Kikin juga menyoroti pentingnya politik kebangsaan. Ia menilai NU harus mampu berada di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, tanpa kehilangan jati diri sebagai jam’iyah diniyah.
- Adab menjadi landasan moral dalam berorganisasi.
- Politik kebangsaan menempatkan NU pada posisi strategis untuk memperkuat NKRI.
- Gus Kikin mengajak seluruh kader NU untuk mengedepankan ukhuwah dan kemaslahatan umat.
Komitmen untuk Umat dan Bangsa
Lebih lanjut, Gus Kikin menegaskan bahwa NU harus terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan umat dan bangsa. Ia berharap NU semakin solid dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
