August 19, 2026

Bahlil Siapkan Insentif Pajak untuk Dorong Investasi Panas Bumi

Pemerintah Indonesia terus berupaya mempercepat pengembangan energi panas bumi (geotermal) sebagai bagian dari transisi energi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa insentif pajak tengah disiapkan untuk menarik lebih banyak investasi di sektor ini.

Langkah Strategis Pemerintah

Dalam upaya meningkatkan daya tarik investasi geotermal, pemerintah akan memberikan sejumlah kemudahan perpajakan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban finansial para pengembang, terutama pada tahap eksplorasi yang berisiko tinggi.

Fokus pada Tahap Eksplorasi

Insentif pajak ini dirancang untuk menurunkan hambatan biaya di awal proyek. Dengan demikian, para investor diharapkan lebih tertarik untuk masuk ke sektor panas bumi yang membutuhkan modal besar namun memiliki potensi jangka panjang yang menjanjikan.

Dampak terhadap Target Energi Terbarukan

Kebijakan ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan bauran energi terbarukan. Pengembangan geotermal dinilai penting karena sumber energinya yang stabil dan ramah lingkungan, berbeda dengan beberapa jenis energi terbarukan lainnya yang bergantung pada kondisi alam.

Dengan adanya insentif ini, diharapkan proyek-proyek geotermal baru dapat segera direalisasikan, sehingga mempercepat transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.