July 18, 2026

Prabowo Bangga TNI Gunakan Jip Maung Meski Harganya Lebih Tinggi dari Kendaraan Impor

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya terhadap penggunaan kendaraan taktis Maung oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Meskipun harga jip produksi dalam negeri ini lebih mahal dibandingkan kendaraan impor, Prabowo menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap industri pertahanan nasional.

Kebanggaan pada Produk Lokal

Dalam sebuah pernyataan, Prabowo mengungkapkan bahwa penggunaan Maung bukan sekadar soal biaya, melainkan juga tentang kemandirian dan kebanggaan bangsa. Ia menekankan bahwa kendaraan buatan PT Pindad ini mampu memenuhi kebutuhan operasional TNI dengan spesifikasi yang sesuai dengan medan di Indonesia.

Perbandingan Harga dan Kualitas

  • Maung: Rp1,5 miliar per unit (perkiraan)
  • Kendaraan impor serupa: Rp1,2 miliar per unit (perkiraan)

Meskipun selisih harga mencapai Rp300 juta per unit, Prabowo menilai kelebihan Maung terletak pada kesesuaian dengan kondisi geografis Indonesia serta kemudahan perawatan dan suku cadang yang tersedia secara lokal.

Dampak Positif bagi Industri Pertahanan

Keputusan TNI untuk menggunakan Maung diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri pertahanan dalam negeri. Prabowo optimistis bahwa dengan semakin banyaknya pesanan, biaya produksi dapat ditekan sehingga harga jual Maung di masa depan bisa lebih kompetitif.

Dukungan dari Berbagai Pihak

  • Kementerian Pertahanan: Memastikan anggaran pengadaan sudah sesuai dengan kebutuhan TNI.
  • PT Pindad: Berkomitmen meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
  • Masyarakat: Banyak yang mendukung penggunaan produk lokal sebagai bentuk nasionalisme.

Dengan semangat kemandirian, Prabowo berharap penggunaan Maung oleh TNI dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk lebih mengutamakan produk dalam negeri.