October 15, 2026

Kaltim Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana: 711 Pelajar dan Guru Ikuti Program TMS

Kaltim Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana: 711 Pelajar dan Guru Ikuti Program TMS

Dinsos Kaltim Edukasi 711 Pelajar dan Guru tentang Mitigasi Bencana

Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar dan tenaga pendidik. Melalui program Taruna Siaga Bencana (TMS), sebanyak 711 peserta yang terdiri dari pelajar dan guru mendapatkan edukasi mendalam mengenai mitigasi bencana.

Fokus Program TMS di Kaltim

Program TMS dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Pengenalan jenis-jenis bencana yang umum terjadi di wilayah Kaltim.
  • Teknik dasar penyelamatan diri saat terjadi bencana.
  • Simulasi evakuasi dan pertolongan pertama pada korban bencana.
  • Pembentukan sikap siaga dan tanggap bencana di lingkungan sekolah.

Tujuan dan Manfaat Edukasi Mitigasi

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini. Dengan memberikan edukasi kepada pelajar dan guru, Dinsos Kaltim berharap dapat menciptakan agen perubahan yang mampu menyebarluaskan informasi mitigasi bencana ke komunitas yang lebih luas. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko dan dampak kerugian saat bencana terjadi.

Pelibatan guru sebagai peserta sangat strategis karena mereka dapat mengintegrasikan materi mitigasi bencana ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana tidak hanya berhenti pada satu kali pelatihan, melainkan menjadi bagian dari kurikulum informal di sekolah.

Program TMS di Kaltim merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam membangun ketangguhan komunitas sekolah terhadap bencana. Diharapkan, inisiatif ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh provinsi.