July 18, 2026

Anggota DPR Peringatkan Potensi Kecemburuan Sosial Jika Siswa Mampu Tak Lagi Terima Program MBG

Anggota DPR Peringatkan Potensi Kecemburuan Sosial Jika Siswa Mampu Tak Lagi Terima Program MBG

Jakarta, Liputan6.com

Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyoroti risiko munculnya kecemburuan sosial di kalangan pelajar. Kekhawatiran ini muncul terkait wacana pencabutan bantuan bagi siswa dari keluarga mampu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut politisi tersebut, jika siswa kaya tidak lagi mendapatkan jatah MBG, dikhawatirkan akan timbul kesenjangan dan rasa iri di lingkungan sekolah. Hal ini justru dapat mengganggu keharmonisan dan semangat kebersamaan antarsiswa.

Program MBG sendiri dirancang untuk memberikan asupan gizi seimbang bagi seluruh pelajar, tanpa memandang latar belakang ekonomi. Namun, pembahasan mengenai kriteria penerima manfaat terus bergulir di parlemen.

Beberapa poin yang menjadi perhatian DPR antara lain:

  • Potensi stigma sosial bagi siswa yang tidak lagi menerima bantuan.
  • Pentingnya menjaga prinsip keadilan dan pemerataan dalam pendidikan.
  • Perlunya evaluasi menyeluruh sebelum mengubah skema penerima manfaat.

DPR mengimbau pemerintah untuk mempertimbangkan aspek psikologis dan sosial sebelum mengambil keputusan final terkait perubahan kebijakan MBG. Keputusan yang terburu-buru dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif jangka panjang bagi iklim belajar di sekolah.