Pramono Ungkap Penyebab Munculnya Liga Aspal: Minimnya Fasilitas Olahraga di Jakarta
Jakarta – Pramono Anung, tokoh politik senior, angkat bicara mengenai fenomena maraknya liga aspal di Ibu Kota. Menurutnya, akar permasalahan utama dari kemunculan kompetisi sepak bola non-formal tersebut adalah terbatasnya sarana dan prasarana olahraga yang memadai di Jakarta.
Fasilitas Olahraga Belum Mencukupi
Pramono menegaskan bahwa kebutuhan warga Jakarta akan lapangan dan tempat berolahraga masih jauh dari ideal. Keterbatasan ini memaksa masyarakat untuk mencari alternatif, termasuk menyelenggarakan pertandingan di tempat-tempat yang tidak semestinya, seperti di jalanan atau lahan kosong yang kemudian dikenal dengan istilah liga aspal.
Dampak Keterbatasan Sarana
- Meningkatnya risiko kecelakaan dan cedera bagi pemain karena lapangan tidak sesuai standar.
- Munculnya konflik dengan pengguna jalan lain akibat penggunaan fasilitas umum untuk kegiatan olahraga.
- Menurunnya minat generasi muda untuk berolahraga secara teratur dan terarah karena tidak adanya tempat yang representatif.
Pramono berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menambah dan merawat fasilitas olahraga di berbagai wilayah Jakarta. Dengan demikian, warga dapat menyalurkan hobi dan bakatnya dengan aman dan nyaman tanpa harus mengorbankan ketertiban umum.
