August 2, 2026

Komitmen Zero Handphone, Narkoba, dan Penipuan: Razia Gabungan Lapas Martapura Libatkan TNI-Polri

Komitmen Zero Handphone, Narkoba, dan Penipuan: Razia Gabungan Lapas Martapura Libatkan TNI-Polri

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas pelanggaran di dalam lapas. Melalui razia gabungan yang melibatkan unsur TNI dan Polri, Lapas Martapura menegaskan komitmennya terhadap kebijakan zero handphone, zero narkoba, dan zero penipuan.

Razia Gabungan untuk Pengawasan Maksimal

Razia yang digelar pada waktu yang telah ditentukan ini tidak hanya melibatkan petugas lapas, tetapi juga personel dari TNI dan Polri. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan dan meminimalisir celah yang bisa dimanfaatkan oleh warga binaan untuk melakukan pelanggaran.

Fokus pada Tiga Pelanggaran Utama

Dalam operasi ini, petugas memfokuskan pemeriksaan pada tiga hal utama:

  • Handphone ilegal: Peredaran handphone di dalam lapas kerap menjadi pintu masuk berbagai kejahatan, termasuk penipuan dan koordinasi jaringan narkoba.
  • Narkoba: Lapas menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba. Razia ini bertujuan untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut.
  • Penipuan: Praktik penipuan yang dilakukan oleh warga binaan melalui komunikasi ilegal menjadi sasaran utama pemberantasan.

Hasil Razia dan Tindak Lanjut

Dari hasil razia, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang melanggar aturan. Barang-barang tersebut langsung diamankan dan akan dijadikan bahan untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak Lapas Martapura juga akan melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keamanan guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa.

Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi warga binaan sekaligus memperkuat integritas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang bersih dari praktik ilegal.