PDI-P Desak Pemerintah Selidiki Alasan WNI Lepas Kewarganegaraan, Bukan Naikkan Biaya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mendesak pemerintah untuk lebih fokus pada investigasi penyebab banyak warga negara Indonesia (WNI) yang memilih melepaskan status kewarganegaraannya, alih-alih langsung menaikkan tarif pengurusan administrasi.
Pernyataan Tegas dari Legislator
Dalam keterangan yang diterima, legislator PDI-P tersebut menekankan bahwa kebijakan peningkatan biaya bukanlah solusi yang tepat. Menurutnya, pemerintah perlu memahami akar permasalahan yang mendorong WNI mengambil langkah drastis meninggalkan kewarganegaraan Indonesia.
Langkah yang Dianggap Lebih Tepat
Ia menyarankan agar pemerintah melakukan langkah-langkah berikut:
- Mengidentifikasi faktor utama, seperti kesulitan birokrasi atau kurangnya insentif bagi diaspora.
- Mengevaluasi kebijakan terkait kewarganegaraan ganda yang mungkin menjadi pertimbangan.
- Mengadakan dialog dengan WNI yang telah melepaskan statusnya untuk mendapatkan masukan langsung.
Dengan pendekatan ini, diharapkan pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkeadilan, sehingga angka pelepasan kewarganegaraan dapat ditekan tanpa membebani masyarakat dengan biaya tambahan.
