August 14, 2026

Prabowo Tegaskan Penutupan 290 BUMN, Target Maksimal 300 Perusahaan Negara Tersisa Akhir 2026

Prabowo Tegaskan Penutupan 290 BUMN, Target Maksimal 300 Perusahaan Negara Tersisa Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap badan usaha milik negara (BUMN). Dalam pernyataan terbaru, Kepala Negara mengungkapkan bahwa sebanyak 290 perusahaan pelat merah telah resmi ditutup, dan pemerintah menargetkan jumlah maksimal BUMN yang tersisa hanya 300 entitas pada akhir tahun 2026.

Langkah Restrukturisasi BUMN

Kebijakan penutupan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi dan penguatan sektor BUMN agar lebih sehat, kompetitif, serta tidak membebani keuangan negara. Presiden Prabowo menekankan bahwa BUMN yang tidak efisien, merugi, atau tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian harus segera ditertibkan.

Target dan Capaian

  • Saat ini, pemerintah telah menutup 290 BUMN dari total yang sebelumnya berjumlah ribuan.
  • Target akhir tahun 2026 adalah menyisakan maksimal 300 BUMN yang benar-benar sehat dan strategis.
  • Proses penutupan dilakukan melalui berbagai mekanisme, termasuk likuidasi, merger, dan konsolidasi.

Dampak dan Harapan

Dengan pengurangan jumlah BUMN yang drastis, diharapkan pengelolaan perusahaan negara menjadi lebih fokus, transparan, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi penerimaan negara serta pelayanan publik. Langkah ini juga dinilai sejalan dengan reformasi tata kelola BUMN yang telah dicanangkan sebelumnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa setiap keputusan restrukturisasi diambil demi kepentingan jangka panjang perekonomian nasional.