September 5, 2026

Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Utara Belum Pulih, LSJ FH UGM Ajukan Amicus Curiae untuk Dukung Gugatan Warga

Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Utara Belum Pulih, LSJ FH UGM Ajukan Amicus Curiae untuk Dukung Gugatan Warga

Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra Utara hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan penuh. Kondisi ini memicu langkah hukum dari masyarakat dan akademisi. Pusat Studi Hukum dan Masyarakat (LSJ) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) mengambil sikap dengan mengajukan amicus curiae atau sahabat pengadilan guna mendukung gugatan warga terhadap negara.

Apa Itu Amicus Curiae?

Amicus curiae adalah sebuah dokumen hukum yang diajukan oleh pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dalam perkara, namun memiliki kepentingan untuk memberikan pandangan hukum kepada pengadilan. Dalam konteks ini, LSJ FH UGM menggunakan instrumen tersebut untuk menyuarakan pentingnya penanganan bencana yang adil dan tepat waktu.

Dampak Banjir yang Berkepanjangan

  • Ribuan warga masih mengungsi di lokasi-lokasi sementara.
  • Akses terhadap air bersih dan fasilitas kesehatan sangat terbatas.
  • Kerugian material dan non-material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
  • Proses evakuasi dan distribusi bantuan belum berjalan optimal.

Langkah Hukum Warga

Masyarakat korban banjir dari berbagai daerah di Aceh dan Sumatra Utara sebelumnya telah menggugat pemerintah pusat dan daerah melalui jalur perdata. Dalam gugatan tersebut, mereka menuntut pertanggungjawaban negara atas kerugian akibat bencana yang dianggap tidak ditangani secara serius dan terintegrasi.

Peran LSJ FH UGM

  • Memberikan analisis hukum mengenai kewajiban negara dalam perlindungan warga dari bencana.
  • Menekankan pentingnya penerapan prinsip hak asasi manusia dalam kebijakan penanggulangan bencana.
  • Mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana bencana.

Langkah LSJ FH UGM ini diharapkan dapat memperkuat posisi hukum para penggugat dan mendorong pemerintah untuk segera mengambil tindakan nyata demi pemulihan daerah-daerah terdampak.