Purbaya Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu, Fokus pada Peningkatan Kinerja
Perombakan Besar-besaran di Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, melalui Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono, melakukan perombakan besar-besaran terhadap jabatan eselon I dan II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dalam langkah ini, Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, menegaskan bahwa tujuan utama dari rotasi dan promosi ini adalah untuk memperbaiki kinerja institusi.
Prioritas Perbaikan Kinerja
Purbaya menekankan bahwa perombakan jabatan ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan akuntabilitas keuangan negara. “Kita harus memastikan setiap pejabat yang menduduki posisi baru memiliki kompetensi dan integritas yang mumpuni,” ujarnya dalam keterangan resmi. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan efisien.
Ratusan Pejabat Terkena Dampak
Data internal Kemenkeu mencatat bahwa sekitar 200 pejabat eselon I dan II terkena dampak perombakan ini. Beberapa di antaranya dimutasi ke unit kerja lain, sementara yang lain mendapatkan promosi ke posisi yang lebih strategis. Perombakan ini mencakup berbagai direktorat jenderal, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Direktorat Jenderal Perbendaharaan sendiri.
Respon Publik dan Harapan ke Depan
Langkah Purbaya ini mendapat respons beragam dari kalangan pegawai dan pengamat kebijakan publik. Sebagian menyambut positif karena dianggap sebagai penyegaran organisasi, namun ada juga yang mengingatkan agar proses mutasi tidak mengganggu kontinuitas program dan layanan. Purbaya menegaskan bahwa seluruh proses telah melalui tahapan asesmen yang ketat dan objektif. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas birokrasi di Kemenkeu,” pungkasnya.
