August 2, 2026

BI Kembangkan Ekosistem Desa Wisata dengan Padukan Kopi, Madu, dan Pokdarwis

BI Kembangkan Ekosistem Desa Wisata dengan Padukan Kopi, Madu, dan Pokdarwis

Bank Indonesia (BI) tengah menginisiasi pengembangan ekosistem desa wisata melalui pendekatan integratif yang menyatukan tiga elemen utama: komoditas kopi, madu, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Langkah ini diambil untuk memperkuat potensi pariwisata berbasis masyarakat sekaligus mendorong perekonomian lokal.

Sinergi Kopi, Madu, dan Pokdarwis

Dalam program ini, BI tidak hanya fokus pada pengembangan destinasi wisata, tetapi juga menciptakan rantai nilai yang saling menguntungkan. Kopi dan madu dipilih sebagai produk unggulan yang dapat menarik wisatawan sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi warga desa. Pokdarwis, sebagai motor penggerak pariwisata, akan dilatih untuk mengelola paket wisata, homestay, dan atraksi budaya yang memadukan proses produksi kopi dan madu sebagai daya tarik utama.

Manfaat bagi Masyarakat Lokal

Melalui integrasi ini, diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan petani kopi dan peternak lebah madu. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam desa, tetapi juga belajar langsung tentang proses pembuatan kopi dan madu, mulai dari kebun hingga meja. Hal ini menciptakan pengalaman wisata edukatif yang bernilai tambah.

  • Peningkatan pendapatan petani dan peternak melalui penjualan produk langsung ke wisatawan.
  • Pengembangan keterampilan Pokdarwis dalam manajemen pariwisata dan pelayanan.
  • Pelestarian budaya lokal dan lingkungan alam desa.

Dukungan BI untuk Pariwisata Berkelanjutan

Inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan pengembangan ekonomi kreatif yang dijalankan BI. Dengan pendekatan bottom-up, BI berharap desa wisata yang dikembangkan dapat mandiri secara ekonomi dan menjadi contoh bagi daerah lain. Ke depannya, BI akan terus memantau dan memberikan pendampingan agar ekosistem ini berjalan optimal.