September 7, 2026

Ratusan Jemaah Umrah Tertahan di Singapura Akibat Erupsi Anak Krakatau, Agen Travel Usulkan Pengalihan Penerbangan ke Kertajati

Ratusan Jemaah Umrah Tertahan di Singapura Akibat Erupsi Anak Krakatau, Agen Travel Usulkan Pengalihan Penerbangan ke Kertajati

Ratusan Jemaah Umrah Terlantar di Singapura

Ratusan jemaah umrah asal Indonesia mengalami keterlambatan perjalanan dan tertahan di Singapura setelah erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu rute penerbangan. Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan agen travel yang kini berupaya mencari solusi alternatif, termasuk mengusulkan agar pesawat dialihkan ke Bandara Kertajati di Jawa Barat.

Usulan Pengalihan Penerbangan ke Kertajati

Agen travel yang menangani para jemaah tersebut mendesak pihak maskapai untuk mengalihkan rute penerbangan ke Bandara Kertajati. Langkah ini dinilai sebagai solusi cepat untuk mengurangi waktu tunggu dan biaya tambahan yang harus ditanggung oleh para jemaah maupun penyedia layanan perjalanan.

Dampak Erupsi terhadap Perjalanan Umrah

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi beberapa hari lalu telah menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta. Akibatnya, sejumlah penerbangan dari dan ke Indonesia, termasuk yang membawa jemaah umrah, terpaksa dialihkan atau ditunda. Para jemaah yang seharusnya melanjutkan perjalanan pulang dari Singapura kini terpaksa menunggu kepastian jadwal penerbangan.

Jaminan Refund 100% bagi Penumpang Terdampak

Menanggapi situasi ini, pihak maskapai dan agen travel memberikan jaminan bahwa penumpang yang terkena dampak erupsi akan mendapatkan pengembalian dana penuh (refund 100%). Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban para jemaah yang harus menghadapi ketidakpastian perjalanan.

Biaya Tambahan yang Dihadapi Travel

Selain menangani penundaan penerbangan, agen travel juga harus menghadapi biaya tambahan akibat perpanjangan masa tinggal para jemaah di Singapura. Biaya hotel dan tiket pengganti menjadi beban yang tidak sedikit. Travel berharap ada kompensasi atau bantuan dari pihak terkait untuk menutupi kerugian ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan situasi akan kembali normal. Para jemaah dan agen travel terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pihak maskapai untuk mencari solusi terbaik.