August 3, 2026

38 Jemaah Umrah Asal Kalsel Terlantar di Jeddah, Diduga Travel Belum Belikan Tiket Pulang

38 Jemaah Umrah Asal Kalsel Terlantar di Jeddah, Diduga Travel Belum Belikan Tiket Pulang

Sebanyak 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami keterlambatan kepulangan dari Jeddah, Arab Saudi. Mereka diduga menjadi korban kelalaian biro perjalanan yang belum membelikan tiket pesawat untuk kembali ke Tanah Air.

Kronologi Kejadian

Para jemaah yang seharusnya sudah tiba di Indonesia pada jadwal yang ditentukan, justru masih tertahan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Mereka mengaku telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrah, namun tidak kunjung mendapat kepastian tiket pulang dari travel yang menangani perjalanan mereka.

Dugaan Pelanggaran oleh Pihak Travel

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak travel diduga belum melakukan pembelian tiket pesawat untuk penerbangan kembali jemaah. Akibatnya, para jemaah terpaksa menunggu di bandara tanpa kepastian waktu keberangkatan. Beberapa di antara mereka bahkan sudah menghabiskan biaya tambahan untuk akomodasi dan konsumsi selama masa penantian.

Langkah yang Diambil

  • Jemaah telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah untuk mendapatkan bantuan dan mediasi.
  • Keluarga di tanah air juga mulai menghubungi travel terkait dan melaporkan dugaan penipuan kepada aparat berwenang.
  • Otoritas terkait di Indonesia, seperti Kementerian Agama, diharapkan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan hak-hak jemaah terpenuhi.

Peringatan bagi Calon Jemaah Umrah

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah. Pastikan travel memiliki izin resmi dan rekam jejak yang baik. Sebelum berangkat, calon jemaah disarankan untuk memverifikasi tiket pesawat pulang-pergi serta akomodasi secara mandiri atau melalui pihak ketiga yang terpercaya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak travel terkait dugaan belum dibelikannya tiket pulang. Sementara itu, para jemaah masih menanti kepastian untuk segera kembali berkumpul dengan keluarga di Tanah Air.