Festival Penajoh: Merayakan Kelezatan Kuliner Khas Aceh Timur
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kembali menggelar Festival Penajoh, sebuah ajang tahunan yang memamerkan kekayaan kuliner lokal. Acara yang digelar di Alun-Alun Idi Rayeuk ini menjadi magnet bagi wisatawan dan masyarakat setempat untuk menikmati beragam hidangan tradisional.
Keunikan Festival Penajoh
Festival ini tidak hanya menyajikan makanan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya kuliner khas Aceh Timur. Pengunjung dapat mencicipi berbagai olahan berbahan dasar ikan, ayam, dan rempah-rempah lokal yang diolah dengan resep turun-temurun.
Menu Andalan yang Wajib Dicoba
- Sie Reuboh: Daging sapi yang dimasak dengan cuka dan rempah, menghasilkan rasa asam pedas yang khas.
- Kanji Rumbi: Bubur khas Aceh yang kaya rempah, biasanya disajikan saat bulan Ramadhan.
- Ikan Asam Keueng: Ikan segar yang dimasak dengan kuah asam pedas, menggunakan belimbing wuluh sebagai bahan utama.
- Kuah Pliek U: Sayuran khas Aceh yang dimasak dengan santan dan pliek u (ampas kelapa fermentasi).
Suasana Meriah di Lokasi Acara
Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti tari Saman dan musik rabab. Stand-stand yang berjejer rapi menawarkan aneka jajanan pasar dan oleh-oleh khas Aceh Timur.
Festival Penajoh menjadi bukti bahwa Aceh Timur memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata kuliner. Dengan mengangkat cita rasa lokal, festival ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat dan memperkenalkan kelezatan masakan Aceh ke kancah nasional.
