August 5, 2026

Jelajahi 16 Makanan Paling Beraroma Kuat di Dunia, Dua Diantaranya Berasal dari Indonesia

Jelajahi 16 Makanan Paling Beraroma Kuat di Dunia, Dua Diantaranya Berasal dari Indonesia

Dunia kuliner menyimpan beragam cita rasa dan aroma, termasuk aroma yang sangat kuat dan menyengat. Beberapa hidangan bahkan terkenal karena baunya yang khas dan mampu menguji keberanian para pecinta makanan. Berikut adalah 16 makanan yang dianggap memiliki aroma paling kuat di dunia, dan menariknya, dua di antaranya berasal dari Indonesia.

Daftar Makanan Beraroma Kuat

Makanan dari Berbagai Negara

  • Surströmming (Swedia): Ikan herring yang difermentasi. Aromanya sangat tajam dan menusuk, sering disebut sebagai salah satu makanan paling bau di dunia.
  • Durian (Asia Tenggara): Buah tropis yang terkenal dengan aroma menyengat, mirip campuran bawang bombay, terpentin, dan telur busuk. Namun, rasanya sangat lezat bagi para penggemarnya.
  • Kimchi (Korea): Sayuran fermentasi, terutama kubis, yang memiliki aroma asam dan pedas yang kuat. Proses fermentasi menghasilkan bau yang khas dan menyengat.
  • Keju Limburger (Belgia/Jerman): Keju dengan bau yang sangat kuat, sering digambarkan seperti kaus kaki basah atau bau badan. Teksturnya lembut dan rasanya tajam.
  • Natto (Jepang): Kacang kedelai yang difermentasi dengan aroma amonia yang kuat. Teksturnya berlendir dan rasanya unik, sering disantap sebagai sarapan.
  • Ikan Fermentasi (Skandinavia): Selain surströmming, ada juga variasi ikan fermentasi lain seperti rakfisk dari Norwegia yang memiliki aroma tajam.
  • Petai (Asia Tenggara): Biji-bijian berwarna hijau yang memiliki aroma gas yang khas. Meskipun baunya kuat, petai sering digunakan dalam tumisan dan kari.
  • Jengkol (Asia Tenggara): Mirip dengan petai, jengkol memiliki aroma yang sangat kuat dan khas. Biji jengkol sering diolah menjadi semur atau rendang.
  • Kopi Luwak (Indonesia): Kopi yang diproses melalui pencernaan luwak. Aroma kopi ini unik dan kompleks, dengan sentuhan rasa yang berbeda dari kopi biasa.
  • Roti Iblis (Devil’s Bread) (Italia): Roti yang dibuat dengan bawang putih dan keju yang difermentasi, menghasilkan aroma yang sangat kuat dan tajam.
  • Kiviak (Greenland): Hidangan tradisional Inuit yang terdiri dari burung auks yang difermentasi di dalam kulit anjing laut. Aromanya sangat tajam dan ekstrem.
  • Makanan Laut yang Difermentasi (Asia): Seperti terasi (Indonesia) dan belacan (Malaysia), pasta udang fermentasi yang memiliki aroma amis dan kuat, tetapi menjadi dasar penyedap masakan.
  • Keju Époisses (Prancis): Keju sapi yang dicuci dengan air garam dan brendi, menghasilkan aroma yang sangat kuat dan kompleks, seperti tanah basah dan fermentasi.
  • Kubis Brussel yang Dimasak Berlebihan (Eropa): Sayuran yang jika dimasak terlalu lama akan menghasilkan aroma sulfur yang sangat tajam dan tidak sedap.
  • Telur Pidan (Cina): Telur yang diawetkan dalam campuran tanah liat, abu, garam, dan kapur. Aromanya kuat, mirip amonia dan belerang, tetapi rasanya gurih.
  • Rempah-rempah Tertentu (India): Seperti asafoetida (hing) yang memiliki aroma bawang putih yang sangat kuat dan tajam, sering digunakan dalam masakan India.

Dua Makanan dari Indonesia yang Mendunia

Dari daftar di atas, dua makanan yang berasal dari Indonesia adalah Kopi Luwak dan Terasi. Kopi Luwak terkenal karena proses pembuatannya yang unik melalui pencernaan luwak, menghasilkan aroma yang khas dan kompleks. Sementara itu, terasi adalah pasta udang fermentasi yang menjadi bumbu dasar penting dalam banyak masakan Nusantara, dengan aroma yang kuat dan amis yang menjadi ciri khasnya.

Setiap makanan ini memiliki penggemar setia yang menikmati keunikan aroma dan rasanya. Meskipun baunya mungkin tidak disukai semua orang, hidangan-hidangan ini adalah bukti kekayaan dan keragaman kuliner dunia.