Babel Siapkan Peralihan Imunisasi dari Pentavalen ke Heksavalen
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus mematangkan rencana transisi imunisasi dari vaksin pentavalen ke heksavalen. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan cakupan dan kualitas imunisasi dasar bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Apa Itu Vaksin Pentavalen dan Heksavalen?
Vaksin pentavalen adalah vaksin kombinasi yang melindungi dari lima penyakit, yaitu difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), hepatitis B, dan Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Sementara itu, vaksin heksavalen merupakan pengembangan dari pentavalen dengan tambahan perlindungan terhadap penyakit polio (IPV) atau hepatitis B dosis tambahan, sehingga total menjadi enam antigen dalam satu suntikan.
Keunggulan Vaksin Heksavalen
- Mengurangi jumlah suntikan yang diperlukan anak, sehingga lebih efisien dan mengurangi rasa sakit.
- Meningkatkan kepatuhan jadwal imunisasi karena jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan berkurang.
- Memberikan perlindungan lebih luas tanpa menambah beban logistik yang signifikan.
Persiapan Dinkes Babel
Dinas Kesehatan Babel telah melakukan berbagai persiapan, termasuk sosialisasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, pelatihan petugas, serta pengadaan vaksin heksavalen. Proses transisi ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin dan kesiapan infrastruktur.
Kepala Dinkes Babel menyatakan bahwa peralihan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program imunisasi dan menurunkan angka kesakitan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti jadwal imunisasi anak sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi Dinkes Babel atau fasilitas kesehatan terdekat.
