July 21, 2026

Kemenkes Luncurkan Skrining Retina di Puskesmas untuk Cegah Kebutaan Akibat Diabetes

Kemenkes Luncurkan Skrining Retina di Puskesmas untuk Cegah Kebutaan Akibat Diabetes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia tengah menyiapkan program skrining retina di Puskesmas sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko kebutaan pada pasien diabetes. Langkah ini diambil mengingat diabetes merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang dapat berujung pada kebutaan jika tidak ditangani sejak dini.

Mengapa Skrining Retina Penting?

Skrining retina bertujuan mendeteksi retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah di retina akibat kadar gula darah tinggi. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga pemeriksaan rutin sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi serius.

Manfaat Skrining di Puskesmas

  • Akses lebih mudah bagi masyarakat di daerah terpencil
  • Biaya lebih terjangkau dibandingkan rumah sakit
  • Deteksi dini retinopati diabetik sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih cepat
  • Mengurangi beban kasus kebutaan yang dapat dicegah

Implementasi Program

Program ini akan melibatkan pelatihan tenaga kesehatan di Puskesmas untuk menggunakan alat skrining retina portabel. Kemenkes juga akan menyediakan peralatan yang memadai di seluruh Puskesmas secara bertahap. Pasien diabetes yang terdaftar di program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) akan menjadi prioritas untuk menjalani skrining ini.

Dengan adanya skrining retina di Puskesmas, diharapkan angka kebutaan akibat diabetes di Indonesia dapat menurun signifikan. Masyarakat pun diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan mata, terutama bagi yang memiliki riwayat diabetes.