August 14, 2026

Waspada! Ini Gejala Diabetes yang Kerap Muncul di Siang dan Malam Hari

Mengenal Diabetes dan Gejalanya

Diabetes merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini seringkali tidak disadari oleh penderitanya karena gejalanya muncul secara bertahap. Menariknya, beberapa gejala diabetes justru lebih terasa pada waktu tertentu, yaitu saat siang dan malam hari.

Gejala Diabetes yang Muncul Saat Siang Hari

Pada siang hari, penderita diabetes sering mengalami beberapa tanda khas, antara lain:

  • Sering merasa haus berlebihan (polidipsi) – Rasa haus yang tak kunjung hilang meski sudah minum banyak air merupakan gejala umum diabetes tipe 1 maupun tipe 2.
  • Sering buang air kecil (poliuri) – Frekuensi buang air kecil meningkat drastis, terutama setelah makan atau minum.
  • Mudah lelah dan lemas – Tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai energi secara efektif, sehingga penderita mudah merasa kelelahan di siang hari.
  • Lapar berlebihan (polifagia) – Meski sudah makan, penderita diabetes sering merasa lapar karena sel-sel tubuh kekurangan energi.
  • Pandangan kabur – Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak, sehingga penglihatan menjadi buram.

Gejala Diabetes yang Muncul Saat Malam Hari

Sementara itu, pada malam hari, gejala diabetes juga bisa muncul dan mengganggu kualitas tidur, seperti:

  • Sering terbangun untuk buang air kecil (nokturia) – Ini merupakan kelanjutan dari poliuri, yang membuat penderita harus bolak-balik ke kamar mandi di malam hari.
  • Kram atau kesemutan pada kaki – Neuropati diabetik atau kerusakan saraf akibat gula darah tinggi sering menimbulkan sensasi tidak nyaman di kaki saat malam.
  • Kulit kering dan gatal – Dehidrasi akibat sering buang air kecil menyebabkan kulit menjadi kering, terutama terasa di malam hari.
  • Mudah merasa lapar tengah malam – Kadar gula darah yang tidak stabil dapat memicu rasa lapar di waktu yang tidak biasa.
  • Berkeringat di malam hari – Fluktuasi gula darah, terutama saat terjadi hipoglikemia (gula darah rendah) di malam hari, bisa menyebabkan keringat dingin.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda atau orang terdekat mengalami beberapa gejala di atas, terutama yang muncul secara konsisten di siang dan malam hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Diagnosis dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, atau kerusakan saraf permanen.

Diabetes bukanlah akhir dari segalanya. Dengan gaya hidup sehat, pola makan teratur, olahraga, dan pengobatan yang sesuai, penderita diabetes tetap bisa menjalani hidup berkualitas.