July 24, 2026

Bangka Belitung Bersiap Transisi Imunisasi dari Pentabivalen ke Heksavalen

Bangka Belitung Bersiap Transisi Imunisasi dari Pentabivalen ke Heksavalen

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tengah mematangkan persiapan peralihan program imunisasi dari vaksin pentabivalen ke vaksin heksavalen. Langkah ini diambil untuk meningkatkan cakupan dan efektivitas perlindungan kesehatan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Latar Belakang Transisi Imunisasi

Vaksin pentabivalen yang selama ini digunakan melindungi anak dari lima penyakit, yaitu difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan pneumonia akibat Haemophilus influenzae tipe b (Hib). Sementara itu, vaksin heksavalen menawarkan perlindungan lebih luas dengan tambahan satu komponen, yaitu polio inaktif, sehingga mencakup enam penyakit sekaligus.

Manfaat Vaksin Heksavalen

Dengan menggunakan vaksin heksavalen, jumlah suntikan yang diterima anak dapat dikurangi, sehingga mengurangi rasa sakit dan risiko efek samping. Selain itu, vaksin ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan orang tua dalam menjalani program imunisasi lengkap.

  • Efisiensi jadwal imunisasi
  • Mengurangi bebiaya dan logistik distribusi vaksin
  • Memperkuat kekebalan komunitas terhadap polio

Persiapan Dinkes Babel

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada tenaga kesehatan dan kader posyandu. Pelatihan teknis terkait penyimpanan, penanganan, dan pemberian vaksin heksavalen juga telah digelar. “Kami pastikan rantai dingin vaksin terjaga dan petugas siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Transisi ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai triwulan pertama tahun depan. Dinkes Babel juga mengimbau orang tua untuk tetap membawa anaknya ke fasilitas kesehatan sesuai jadwal imunisasi yang telah ditentukan.