BEM UI Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Jangan Ambil Jatah Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta agar program unggulan pemerintah ini tidak menggunakan dana yang seharusnya dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Kekhawatiran Terhadap Anggaran MBG
BEM UI menilai bahwa program MBG memang penting, namun jangan sampai mengorbankan sektor-sektor krusial yang sudah memiliki anggaran terbatas. Mereka khawatir jika dana dari pos pendidikan, kesehatan, dan sosial dialihkan, maka kualitas layanan publik di bidang-bidang tersebut akan menurun.
Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Mahasiswa menekankan bahwa anggaran pendidikan sudah diamanatkan konstitusi sebesar 20 persen dari APBN. Mengurangi porsi ini demi program lain, menurut BEM UI, bisa mengancam akses dan mutu pendidikan nasional.
Kesehatan dan Jaring Pengaman Sosial
Selain pendidikan, sektor kesehatan dan bantuan sosial juga dinilai sangat vital bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. BEM UI mendesak pemerintah untuk mencari sumber pendanaan baru atau melakukan efisiensi di sektor lain tanpa merugikan ketiga bidang tersebut.
- Anggaran pendidikan jangan dikurangi
- Dana kesehatan dan jaring pengaman sosial harus tetap terjaga
- Pemerintah perlu mencari alternatif pendanaan MBG
BEM UI berharap pemerintah dapat menjalankan program MBG secara bijak tanpa mengorbankan sektor-sektor yang sudah menjadi hak dasar rakyat.
