July 22, 2026

Rupiah Melemah ke Rp 17.905 per Dolar AS di Awal Perdagangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.905 per Dolar AS di Awal Perdagangan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada awal perdagangan hari ini. Berdasarkan data yang dihimpun, mata uang Garuda dibuka terdepresiasi ke level Rp 17.905 per dolar AS.

Pelemahan ini melanjutkan tren negatif yang terjadi pada beberapa hari terakhir, dipengaruhi oleh sentimen global yang masih kuat terhadap dolar AS. Investor global cenderung memilih aset safe haven seperti dolar AS di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Analis pasar menilai bahwa tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik belum mereda. Namun, intervensi Bank Indonesia diharapkan dapat menjaga stabilitas nilai tukar.

Pemerintah pun terus memantau pergerakan rupiah dan siap mengambil langkah-langkah antisipatif agar gejolak nilai tukar tidak mengganggu stabilitas perekonomian nasional. Pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada dan mengelola risiko nilai tukar dengan bijak.