August 9, 2026

Laba Trust Finance (TRUS) Merosot Tajam 72% Menjadi Rp 4,5 Miliar pada Semester I-2024

Laba Trust Finance (TRUS) Merosot Tajam 72% Menjadi Rp 4,5 Miliar pada Semester I-2024

PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan pada semester pertama tahun 2024. Laba perusahaan pembiayaan tersebut anjlok hingga 72% menjadi hanya Rp 4,5 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 16,1 miliar.

Penyebab Penurunan Laba

Penurunan laba ini terutama disebabkan oleh meningkatnya beban operasional dan biaya pencadangan kerugian piutang. Perseroan menghadapi tantangan dalam mengelola risiko kredit di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

Beban Operasional Meningkat

Beban operasional Trust Finance naik signifikan, terutama dari sisi biaya bunga dan biaya umum lainnya. Meskipun pendapatan masih tumbuh, namun laju pertumbuhan biaya lebih cepat sehingga menekan margin laba.

Cadangan Kerugian Piutang Membengkak

Perseroan juga meningkatkan pencadangan kerugian piutang sebagai antisipasi potensi kredit macet. Hal ini menjadi langkah konservatif untuk menjaga kualitas aset di masa mendatang.

Strategi Pemulihan

Manajemen Trust Finance menyatakan akan fokus pada perbaikan kualitas portofolio pembiayaan dan efisiensi biaya. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:

  • Memperketat proses seleksi debitur untuk menekan risiko kredit macet.
  • Mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk efisiensi operasional.
  • Melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk menurunkan biaya bunga.

Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat memperbaiki kinerja keuangan pada sisa tahun 2024 dan menatap tahun 2025 dengan lebih baik.