Menkeu Puji Kinerja DJPB dalam Menjaga Keuangan Negara Tetap Lincah dan Responsif
Menteri Keuangan (Menkeu) memberikan apresiasi tinggi kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) atas dedikasinya dalam menjaga stabilitas keuangan negara. Dalam siaran pers yang dirilis, Menkeu menekankan pentingnya peran DJPB dalam memastikan pengelolaan keuangan negara tetap agile atau lincah dan responsif terhadap perubahan.
Fleksibilitas Anggaran di Tengah Ketidakpastian
Menkeu menyoroti bahwa di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik, DJPB berhasil menjaga agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap adaptif. Kemampuan untuk bergerak cepat dalam merespons kebutuhan mendesak, seperti penanganan bencana atau stimulus ekonomi, menjadi bukti nyata dari pengelolaan yang gesit.
Strategi DJPB dalam Menjaga Kinerja Keuangan
- Pengelolaan Kas Negara yang Optimal: DJPB menerapkan manajemen kas yang efisien untuk memastikan likuiditas tetap terjaga.
- Digitalisasi Sistem Perbendaharaan: Penggunaan teknologi informasi dalam sistem perbendaharaan negara mempercepat proses transaksi dan pelaporan.
- Koordinasi Intensif dengan K/L: DJPB terus memperkuat sinergi dengan Kementerian/Lembaga untuk memastikan penyerapan anggaran berjalan tepat sasaran.
Pencapaian dan Dampak Positif
Berkat kerja keras DJPB, keuangan negara mampu bertahan di tengah tekanan. Menkeu menambahkan bahwa fleksibilitas yang dijaga oleh DJPB memungkinkan pemerintah untuk mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien, sehingga program-program prioritas nasional dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran DJPB untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam mengelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
