July 15, 2026

Keuangan Islam Diminta Tinjau Ulang Pembiayaan Batu Bara demi Lingkungan

Keuangan Islam Diminta Tinjau Ulang Pembiayaan Batu Bara demi Lingkungan

Dalam sebuah sorotan dari Kompas.id, praktik pembiayaan batu bara dalam kerangka keuangan Islam dinilai perlu dievaluasi secara mendalam. Pasalnya, dampak negatif terhadap lingkungan yang ditimbulkan oleh industri batu bara semakin mengkhawatirkan.

Mengapa Evaluasi Ini Penting?

Keuangan Islam sejatinya menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Namun, keterlibatan dalam proyek batu bara justru bertentangan dengan nilai-nilai tersebut karena emisi karbon yang tinggi dan kerusakan ekosistem yang ditimbulkannya. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan didorong untuk mengkaji ulang status setiap pembiayaan yang terkait dengan bahan bakar fosil ini.

Poin-Poin Kritik Utama

  • Dampak lingkungan: Pembakaran batu bara menghasilkan polusi udara dan gas rumah kaca yang memperparah perubahan iklim.
  • Ketidaksesuaian prinsip syariah: Prinsip maslahah (kemanfaatan umum) dalam keuangan Islam mendorong investasi yang membawa kebaikan, bukan kerusakan.
  • Risiko reputasi: Lembaga keuangan syariah yang membiayai proyek batu bara berpotensi kehilangan kepercayaan dari nasabah yang peduli lingkungan.

Dengan demikian, diperlukan langkah transisi menuju portofolio pembiayaan yang lebih hijau, misalnya dengan mengalihkan dana ke sektor energi terbarukan yang sejalan dengan etika Islam. Evaluasi ini bukan hanya tuntutan lingkungan, tetapi juga bagian dari menjaga integritas keuangan syariah di mata publik.