August 14, 2026

Penjualan Mobil Naik 10,5%, Adira Finance Ungkap Alasan Pembiayaan Melambat

Penjualan Mobil Naik 10,5%, Adira Finance Ungkap Alasan Pembiayaan Melambat

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatat adanya tekanan pada bisnis pembiayaan meskipun penjualan mobil nasional mengalami kenaikan sebesar 10,5% pada periode tertentu. Manajemen perusahaan pembiayaan tersebut mengungkapkan faktor-faktor yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan pembiayaan kendaraan.

Penyebab Pembiayaan Tertekan

Adira Finance menyebutkan bahwa kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi salah satu pemicu utama melambatnya pertumbuhan pembiayaan. Kenaikan suku bunga ini berdampak langsung pada peningkatan biaya dana (cost of fund) yang harus ditanggung perusahaan pembiayaan.

Selain itu, kebijakan uang muka (down payment) yang lebih ketat dari regulator juga turut mempengaruhi minat konsumen untuk mengajukan pembiayaan kendaraan. Hal ini menyebabkan permintaan pembiayaan tidak sebanding dengan pertumbuhan penjualan mobil secara keseluruhan.

Dampak terhadap Kinerja Perusahaan

Meskipun penjualan mobil tumbuh positif, Adira Finance mengakui bahwa pertumbuhan portofolio pembiayaan mereka tidak setinggi ekspektasi. Perusahaan harus beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah, termasuk menyesuaikan strategi penyaluran kredit dan manajemen risiko.

  • Kenaikan suku bunga acuan meningkatkan cost of fund
  • Kebijakan uang muka yang lebih ketat mengurangi minat konsumen
  • Persaingan ketat di industri pembiayaan
  • Kondisi ekonomi makro yang belum sepenuhnya pulih

Adira Finance tetap optimistis dapat menjaga kualitas portofolio pembiayaan dan terus berupaya mencari peluang pertumbuhan di tengah tantangan yang ada. Perusahaan juga akan fokus pada segmen pembiayaan yang memiliki prospek baik, seperti kendaraan listrik dan motor listrik.