August 1, 2026

Prabowo Batal Hadiri Doa Kebangsaan di Monas karena Tugas Kenegaraan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri acara zikir dan doa kebangsaan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Monumen Nasional (Monas). Pembatalan tersebut dilakukan karena adanya tugas kenegaraan yang mendesak dan tidak bisa ditinggalkan.

Alasan Pembatalan Kehadiran

Pembatalan kehadiran Presiden Prabowo disampaikan oleh pihak Istana Kepresidenan. Tugas kenegaraan yang dimaksud tidak dijelaskan secara rinci, namun dipastikan berkaitan dengan urusan pemerintahan yang memerlukan perhatian langsung dari kepala negara.

Tanggapan Menteri Agama

Menteri Agama (Menag) mengomentari situasi ini dengan menyatakan bahwa masyarakat harus bersyukur karena kepemimpinan Prabowo Subianto berada di jalur yang tepat. Menurutnya, keputusan presiden untuk memprioritaskan tugas kenegaraan menunjukkan komitmen beliau terhadap tanggung jawabnya sebagai pemimpin bangsa.

  • Acara doa kebangsaan tetap berlangsung di Monas meski tanpa kehadiran Presiden.
  • Pembatalan ini merupakan bentuk prioritas terhadap tugas-tugas kenegaraan yang lebih mendesak.
  • Masyarakat diimbau untuk tetap mendukung jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo.

Keputusan Presiden Prabowo untuk tidak menghadiri acara tersebut menuai berbagai reaksi. Namun, pihak Istana menegaskan bahwa pembatalan ini murni karena alasan tugas negara yang tidak bisa dijadwalkan ulang. Acara zikir dan doa kebangsaan sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.