Warga Batu Bara Geger Didatangi Petugas Data Pajak Kendaraan, Formulir Tanpa Kop Surat Bikin Kecurigaan
Warga Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, baru-baru ini dihebohkan dengan kedatangan petugas yang melakukan pendataan dari rumah ke rumah terkait pajak kendaraan bermotor. Kegiatan yang berlangsung di sejumlah desa ini sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.
Pasalnya, petugas yang datang membawa formulir pendataan tersebut tidak dilengkapi dengan surat tugas resmi atau identitas yang jelas. Formulir yang digunakan pun tidak memiliki kop surat instansi terkait, sehingga memicu spekulasi dan kekhawatiran warga akan adanya praktik penipuan atau pungutan liar.
Pendataan Tanpa Kejelasan Identitas
Menurut keterangan sejumlah warga, petugas mendatangi rumah-rumah satu per satu dan meminta data kendaraan, termasuk nomor polisi, jenis kendaraan, serta nama pemilik. Namun, ketika dimintai bukti otorisasi, petugas tidak dapat menunjukkan surat tugas dari Dinas Pendapatan Daerah atau instansi resmi lainnya.
“Mereka hanya membawa lembaran kertas biasa, tidak ada kop surat, tidak ada stempel. Kami jadi curiga, jangan-jangan ini modus baru penipuan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Respons Pemerintah Daerah
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Batu Bara belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Namun, sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar aparat kepolisian segera menyelidiki dan memastikan legalitas kegiatan pendataan ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat memverifikasi identitas dan wewenangnya. Jika menemukan kejanggalan, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Tips Aman bagi Warga
- Selalu minta surat tugas resmi dan identitas petugas sebelum memberikan data.
- Konfirmasi ke kantor desa atau kecamatan setempat tentang adanya program pendataan.
- Jangan berikan data pribadi atau kendaraan jika petugas tidak bisa menunjukkan bukti otorisasi yang sah.
Kejadian di Batu Bara ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap praktik pendataan ilegal yang berpotensi merugikan. Semoga pihak berwenang segera mengambil langkah klarifikasi dan tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
