August 26, 2026

Mantan Karyawan Hapus 96 Database Perusahaan AS, Akibat Dihukum Pecat

Mantan Karyawan Hapus 96 Database Perusahaan AS, Akibat Dihukum Pecat

Insiden Penghapusan Database oleh Karyawan yang Dipecat

Seorang mantan karyawan di Amerika Serikat nekat menghapus sebanyak 96 database perusahaan setelah dirinya dipecat. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk balas dendam atas pemutusan hubungan kerja yang dialaminya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini dilaporkan oleh berbagai sumber berita, termasuk Kompas.com. Berdasarkan laporan yang beredar, mantan karyawan tersebut dengan sengaja mengakses sistem perusahaan dan menghapus data penting sebelum akhirnya diketahui oleh manajemen.

Dampak Kerugian

Penghapusan database dalam jumlah besar ini menimbulkan kerugian signifikan bagi perusahaan. Data yang hilang meliputi informasi pelanggan, transaksi bisnis, dan arsip operasional. Perusahaan kini berupaya memulihkan data melalui prosedur backup dan investigasi forensik digital.

Tindakan Hukum

Pihak perusahaan telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas berwenang. Mantan karyawan tersebut kini menghadapi potensi tuntutan hukum terkait perusakan data dan akses ilegal ke sistem komputer. Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan akses dan keamanan data pasca pemutusan hubungan kerja.

Peristiwa ini menyoroti risiko yang dihadapi perusahaan akibat tindakan internal yang tidak bertanggung jawab, dan menekankan perlunya kebijakan keamanan ketat serta pemantauan akses karyawan.