August 7, 2026

Polres Jombang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Polres Jombang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Polres Jombang mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan kesiapan personel dan peralatan untuk menghadapi potensi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap prakiraan musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering dari tahun-tahun sebelumnya.

Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan

Dalam upaya memperkuat respons cepat, Polres Jombang telah melakukan serangkaian persiapan, antara lain:

  • Pelatihan teknis penanganan kebakaran hutan dan lahan bagi personel gabungan dari Satpol PP, BPBD, dan relawan.
  • Pengecekan dan perawatan peralatan pemadam kebakaran, seperti pompa air, selang, dan kendaraan operasional.
  • Pembuatan sekat bakar (fire break) di titik-titik rawan karhutla, terutama di area perbatasan hutan dan lahan pertanian.

Koordinasi Antara Instansi

Kapolres Jombang menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman ini. Koordinasi rutin dilakukan melalui forum-forum komunikasi dan simulasi penanganan bencana.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan aktif masyarakat sangat krusial, terutama dalam melaporkan titik api awal dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan,” ujar perwakilan Polres Jombang.

Antisipasi Dampak Kekeringan

Selain karhutla, Polres Jombang juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan, seperti distribusi air bersih ke desa-desa yang rawan krisis air. Posko-posko pengaduan dan bantuan telah disiapkan di setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat melaporkan kebutuhan mendesak.

Dengan peningkatan kesiapsiagaan ini, diharapkan risiko bencana kekeringan dan karhutla dapat diminimalkan, serta respons terhadap kejadian darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.