Prabowo Resmi Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Letnan Jenderal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, M.D.S. sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (UNRI) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025.
Prosesi Pelantikan
Acara dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan Donny Ermawan sebagai Gubernur UNRI. Setelah itu, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Donny Ermawan dengan khidmat. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
Latar Belakang Donny Ermawan
Donny Ermawan merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang telah purnatugas. Sebelum menjabat sebagai Gubernur UNRI, ia pernah menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan militer, seperti Kepala Staf Umum TNI dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) tertentu. Pengalaman panjangnya di bidang pertahanan dan kepemimpinan diharapkan mampu membawa UNRI menuju visi baru sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing global.
Tugas dan Harapan
Sebagai Gubernur UNRI, Donny Ermawan akan bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tugas utamanya meliputi pengelolaan akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kerja sama riset dengan institusi dalam dan luar negeri. Presiden Prabowo menegaskan bahwa UNRI harus menjadi pusat inovasi dan pengembangan teknologi yang mampu mendukung kemajuan bangsa.
- Meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
- Mendorong riset dan inovasi di bidang sains dan teknologi, terutama yang berorientasi pada solusi masalah nasional.
- Memperkuat tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, dan berbasis meritokrasi.
Reaksi Publik
Pelantikan ini mendapat beragam reaksi dari kalangan akademisi dan masyarakat. Beberapa pihak menyambut positif dengan alasan bahwa pengalaman Donny Ermawan di bidang manajemen dan kepemimpinan dapat membawa perubahan positif bagi UNRI. Namun, ada juga yang mengkritik karena latar belakang militer dianggap kurang relevan dengan dunia pendidikan tinggi. Meski demikian, pemerintah optimis bahwa Donny Ermawan mampu menjalankan amanah ini dengan baik.
Kesimpulan
Pelantikan Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia menandai babak baru bagi institusi pendidikan tinggi tersebut. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh sivitas akademika, diharapkan UNRI dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
