August 28, 2026

Panglima Jilah, Tokoh Dayak, Dipanggil Prabowo ke Istana untuk Bahas Karhutla

Pertemuan Strategis di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengundang Panglima Jilah, seorang tokoh terkemuka dari suku Dayak, ke Istana Negara. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan serius mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda Indonesia.

Peran Penting Tokoh Dayak

Panglima Jilah dikenal sebagai figur yang memiliki pengaruh besar di komunitas Dayak, terutama dalam hal pelestarian lingkungan. Kehadirannya di Istana menunjukkan bahwa pemerintah mendengarkan masukan dari tokoh adat untuk mengatasi masalah karhutla yang kompleks.

Upaya Penanggulangan Karhutla

Dalam dialog tersebut, Panglima Jilah menyampaikan pandangan serta pengalaman masyarakat adat dalam menjaga hutan. Beliau juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan suku Dayak untuk mencegah kebakaran hutan di masa mendatang.

  • Pembahasan mengenai teknik tradisional dalam mencegah karhutla.
  • Komitmen pemerintah untuk melibatkan tokoh adat dalam pengambilan keputusan.
  • Rencana aksi bersama untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya karhutla.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam upaya pelestarian hutan dan lahan di Indonesia, dengan menggabungkan kearifan lokal dan kebijakan modern.