Erick Thohir Siap Maju Kembali Sebagai Ketum PSSI Jika Mendapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA
Jakarta, Suara.com – Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI saat ini, Erick Thohir, menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam pemilihan ketua umum (ketum) PSSI periode mendatang. Namun, keputusan tersebut tidak akan diambil secara sepihak. Ia menegaskan bahwa langkah ini baru akan dijalankan jika mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto dan juga dukungan dari FIFA.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan FIFA
Dalam pernyataannya, Erick Thohir menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan federasi sepak bola internasional. Menurutnya, restu dari Presiden Prabowo merupakan bentuk legitimasi politik yang krusial, sementara dukungan FIFA menjadi syarat mutlak untuk menjaga kredibilitas dan standar internasional PSSI.
Syarat dan Komitmen
Erick Thohir mengakui bahwa jabatan ketua umum PSSI bukanlah posisi yang mudah. Ia berkomitmen untuk terus melanjutkan reformasi dan pembenahan sepak bola Indonesia jika diberi kepercayaan kembali. Beberapa program prioritas yang akan dilanjutkan antara lain:
- Peningkatan kualitas kompetisi liga domestik.
- Pembinaan usia muda yang lebih terstruktur.
- Pengembangan infrastruktur sepak bola di berbagai daerah.
- Penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Proses Pemilihan yang Demokratis
Meskipun menyatakan kesiapan, Erick Thohir menegaskan bahwa proses pemilihan ketua umum PSSI harus berjalan secara demokratis dan sesuai dengan anggaran dasar serta anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi. Ia tidak ingin ada kesan bahwa pencalonannya dipaksakan atau melanggar aturan yang berlaku.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Sejumlah klub, asosiasi provinsi, dan pengamat sepak bola telah menyuarakan dukungan terhadap kepemimpinan Erick Thohir. Mereka menilai bahwa di bawah kepemimpinannya, PSSI mulai menunjukkan perbaikan signifikan, terutama dalam hal transparansi keuangan dan penyelenggaraan pertandingan internasional.
Keputusan akhir mengenai maju atau tidaknya Erick Thohir akan sangat bergantung pada dua faktor utama: restu Presiden Prabowo dan lampu hijau dari FIFA. Jika keduanya terpenuhi, bukan tidak mungkin pria kelahiran Jakarta itu akan kembali memimpin PSSI untuk periode kedua.
