September 5, 2026

Percepatan Rehabilitasi 31.000 Hektare Tambak Terdampak Bencana: Target Panen Perdana November 2026

Percepatan Rehabilitasi 31.000 Hektare Tambak Terdampak Bencana: Target Panen Perdana November 2026

Pemerintah terus menggenjot upaya pemulihan kawasan tambak yang rusak akibat bencana alam. Langkah rehabilitasi seluas 31.000 hektare tengah dipercepat guna mengembalikan produktivitas perikanan di wilayah terdampak.

Progres Pemulihan Tambak Pascabencana

Bencana yang melanda kawasan pesisir telah merusak ribuan hektare lahan tambak. Para petambak sempat kehilangan mata pencaharian karena infrastruktur tambak tidak berfungsi optimal. Kini, melalui program rehabilitasi yang dipercepat, pemerintah menargetkan panen perdana dapat terlaksana pada November 2026.

Fokus Utama Rehabilitasi

  • Perbaikan saluran irigasi dan drainase tambak
  • Normalisasi tanah serta struktur tambak yang terdampak abrasi atau banjir
  • Penyediaan bibit dan pakan untuk memulai kembali siklus budidaya
  • Pendampingan teknis bagi petambak dalam mengelola tambak yang telah direhabilitasi

Dengan percepatan ini, diharapkan produktivitas tambak dapat pulih lebih cepat, sehingga kesejahteraan petambak kembali meningkat dan pasokan hasil perikanan nasional tetap terjaga.