Purbaya: Prabowo Ingin Alokasikan Keuntungan Danantara untuk Cadangan APBN
Yogyakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menyebut bahwa pemerintah tengah mengkaji penggunaan keuntungan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Kini, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki rencana untuk menyisihkan sebagian keuntungan Danantara sebagai cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Rencana Prabowo untuk Danantara
Purbaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh Danantara tidak seluruhnya digunakan untuk investasi atau operasional, melainkan juga dialokasikan untuk memperkuat posisi fiskal negara. Hal ini disampaikan Purbaya dalam sebuah diskusi di Yogyakarta, Kamis (20/2).
“Bapak Presiden ingin agar sebagian dari keuntungan Danantara itu bisa disisihkan untuk menjadi cadangan APBN. Ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi gejolak ekonomi global atau kebutuhan mendesak lainnya,” ujar Purbaya.
Mekanisme Penyisihan Keuntungan
Purbaya menambahkan bahwa mekanisme penyisihan keuntungan tersebut akan diatur lebih lanjut dalam peraturan pemerintah. Ia mencontohkan bahwa keuntungan bersih Danantara akan dibagi menjadi beberapa komponen, termasuk dividen untuk negara, dana cadangan, dan reinvestasi.
- Dividen untuk negara akan masuk ke kas negara sebagai penerimaan bukan pajak.
- Dana cadangan akan dikelola secara khusus untuk mengantisipasi risiko fiskal.
- Reinvestasi digunakan untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional.
Tujuan Penguatan APBN
Langkah ini diambil untuk meningkatkan ketahanan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan adanya cadangan APBN yang memadai, pemerintah dapat lebih fleksibel dalam menghadapi tekanan eksternal, seperti fluktuasi harga komoditas atau perlambatan ekonomi dunia.
Purbaya juga menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga disiplin fiskal dan memastikan pembangunan berkelanjutan. “Kita ingin APBN kita sehat, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk jangka panjang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga telah mengisyaratkan bahwa keuntungan Danantara akan menjadi salah satu sumber pendapatan negara yang potensial. Dengan adanya arahan dari Presiden, diharapkan pengelolaan Danantara dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional.
