August 6, 2026

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp16 Juta: Purbaya Buka Suara dan Bantah Isu

Purbaya Tanggapi Isu Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, melalui Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Purbaya, angkat bicara terkait isu yang beredar mengenai gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut mencapai Rp16 juta. Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Klarifikasi Purbaya: Angka Tersebut Tidak Akurat

Purbaya menegaskan bahwa angka gaji Rp16 juta untuk manajer Kopdes Merah Putih adalah informasi yang tidak benar. Ia menyebutkan bahwa besaran gaji tersebut terlalu besar dan tidak sesuai dengan standar yang berlaku. “Pasti salah, kegedean kayaknya,” ujarnya seperti dikutip dari detikFinance. Menurutnya, gaji manajer Kopdes seharusnya mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku di masing-masing daerah, yang nilainya jauh lebih kecil dari Rp16 juta.

Perbandingan dengan UMP

Purbaya menjelaskan bahwa gaji manajer Kopdes Merah Putih dirancang tidak melebihi UMP. Hal ini untuk memastikan keberlanjutan dan kewajaran pengelolaan koperasi. Ia mencontohkan bahwa di beberapa daerah, UMP bahkan berada di bawah angka Rp5 juta, sehingga sangat tidak mungkin jika gaji manajer mencapai Rp16 juta. “UMP lebih sedikit dari itu,” tegasnya kepada CNBC Indonesia.

Viral di Media Sosial

Isu ini bermula dari unggahan di media sosial yang menyebutkan besaran gaji manajer Kopdes Merah Putih. Unggahan tersebut langsung menjadi viral dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan kewajaran angka tersebut mengingat koperasi desa umumnya memiliki skala usaha yang terbatas. Purbaya pun memastikan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan merupakan kesalahan informasi.

Kesimpulan

Purbaya telah memberikan klarifikasi tegas bahwa gaji manajer Kopdes Merah Putih tidak sebesar Rp16 juta. Besaran gaji tersebut tidak sesuai dengan ketentuan dan lebih besar dari UMP. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.