Dirut Agrinas Tanggapi Polemik Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Sentil Legislator
Jakarta, 20detik – Direktur Utama Agrinas memberikan tanggapan tegas terkait isu pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa (Kopdes) yang bernilai fantastis, mencapai Rp1,8 triliun.
Dalam sebuah video yang beredar, Dirut Agrinas secara langsung menyinggung pernyataan seorang legislator yang mempertanyakan alokasi anggaran tersebut. Ia menekankan bahwa angka tersebut tidak sepenuhnya untuk pembelian kipas angin semata, melainkan merupakan bagian dari paket program pemberdayaan desa yang lebih besar.
Menurut Dirut, tuduhan bahwa dana sebesar itu hanya untuk kipas angin adalah simplifikasi yang keliru dan dapat menyesatkan publik. Ia meminta legislator untuk lebih cermat dalam membaca data dan tidak serta-merta menyimpulkan tanpa konteks yang lengkap.
Klarifikasi Nilai Anggaran
Lebih lanjut, Dirut Agrinas menjelaskan rincian penggunaan dana tersebut. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar alokasi digunakan untuk infrastruktur, pelatihan, dan pengembangan usaha produktif di desa-desa. Kipas angin hanyalah salah satu item kecil dari keseluruhan paket.
- Infrastruktur desa: pembangunan jalan, irigasi, dan fasilitas umum.
- Pelatihan wirausaha dan keterampilan bagi masyarakat desa.
- Penyediaan peralatan usaha kecil, termasuk kipas angin untuk tempat kerja.
- Pendampingan dan monitoring program secara berkelanjutan.
Dirut berharap klarifikasi ini dapat menghentikan polemik yang tidak perlu dan mengembalikan fokus pada tujuan utama program, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
