July 31, 2026

Biaya Politik Jadi Pemicu Korupsi, Golkar Dorong Revisi UU Pilkada

Biaya Politik Jadi Pemicu Korupsi, Golkar Dorong Revisi UU Pilkada

Partai Golkar menyatakan bahwa tingginya biaya politik menjadi salah satu akar utama praktik korupsi yang melibatkan kepala daerah. Hal ini diungkapkan dalam konteks pembahasan revisi Undang-Undang Pilkada yang tengah berlangsung.

Biaya Politik yang Membebani

Menurut Golkar, mahalnya biaya yang harus dikeluarkan calon kepala daerah selama proses pemilihan seringkali menjadi beban berat. Untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan, tidak sedikit pejabat terpilih yang kemudian melakukan tindakan korupsi setelah menjabat.

Usulan Masuk dalam Revisi UU

Oleh karena itu, Golkar mengusulkan agar persoalan biaya politik ini dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Pilkada. Dengan demikian, diharapkan ada pengaturan yang lebih jelas dan tegas mengenai pembiayaan politik, sehingga dapat meminimalkan celah korupsi di masa depan.

  • Biaya politik yang tinggi mendorong korupsi kepala daerah.
  • Golkar minta pengaturan biaya politik masuk revisi UU Pilkada.
  • Revisi diharapkan mampu menekan potensi korupsi.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, khususnya di tingkat daerah.