Istana dan Gerindra Sepakat Minta Hotman Tak Hubungkan Febrie dengan Prabowo
Jakarta, CNN Indonesia
Istana Kepresidenan dan Partai Gerindra kompak meminta pengacara Hotman Paris Hutapea untuk tidak mengaitkan nama Febrie dengan Prabowo Subianto dalam kasus hukum yang sedang berlangsung. Permintaan ini muncul setelah Hotman menyebut nama Febrie dalam pernyataannya terkait dugaan pelanggaran hukum di sebuah perusahaan.
Juru Bicara Istana, Fadjroel Rachman, menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara Febrie dan Prabowo. “Kami minta Hotman untuk tidak mengait-ngaitkan hal yang tidak benar. Febrie tidak memiliki hubungan dengan Pak Prabowo,” ujar Fadjroel dalam keterangannya, Selasa (12/12/2023).
Senada dengan Istana, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, juga meminta agar Hotman tidak menyebarkan informasi yang menyesatkan. “Kami mendukung pernyataan Istana. Hotman harus fokus pada fakta hukum, bukan membuat spekulasi yang tidak berdasar,” kata Muzani.
Sebelumnya, Hotman Paris dalam konferensi pers menyebutkan nama Febrie sebagai salah satu pihak yang terkait dengan Prabowo dalam kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh berbagai pihak.
Reaksi Publik dan Pakar Hukum
Pengamat hukum dari Universitas Indonesia, Dr. Supriyadi, menilai pernyataan Hotman tersebut tidak etis dan berpotensi menimbulkan kegaduhan. “Seharusnya seorang pengacara tidak membuat pernyataan yang tidak bisa dibuktikan secara hukum. Ini bisa merusak kredibilitas kliennya sendiri,” ujar Supriyadi.
Di media sosial, warganet juga ramai mengomentari pernyataan Hotman. Banyak yang mendukung langkah Istana dan Gerindra untuk meminta klarifikasi. “Setuju, jangan sampai ada fitnah yang merugikan banyak pihak,” tulis akun @hukumadil di Twitter.
Hingga berita ini diturunkan, Hotman Paris belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan Istana dan Gerindra. Namun, ia sebelumnya menyatakan akan membawa bukti-bukti ke pengadilan untuk memperkuat klaimnya.
