Kepala BNPB Imbau Satgas Gempa NTT Prioritaskan Penanganan Pengungsi Mandiri
Fokus pada Pengungsi Mandiri
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan kepada seluruh satuan tugas (satgas) penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar tidak melupakan para pengungsi yang memilih mengungsi secara mandiri. Hal ini disampaikan dalam arahan terbarunya sebagai respons atas kondisi di lapangan.
Pentingnya Perhatian yang Merata
Dalam keterangannya, Kepala BNPB menekankan bahwa penanganan pengungsi sering kali terfokus pada lokasi pengungsian resmi, sementara pengungsi mandiri kerap terabaikan. Padahal, mereka juga memiliki kebutuhan mendesak yang sama, seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat berlindung yang layak.
Untuk itu, satgas diminta melakukan pendataan menyeluruh dan memastikan bantuan logistik menjangkau seluruh titik pengungsian, baik yang dikelola pemerintah maupun yang bersifat mandiri. Koordinasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat setempat menjadi kunci agar distribusi bantuan tepat sasaran.
Langkah Konkret yang Diminta
- Melakukan identifikasi dan pemetaan lokasi pengungsi mandiri di seluruh wilayah terdampak.
- Menjalin komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat dan relawan lokal untuk memantau kondisi pengungsi.
- Memastikan pasokan kebutuhan dasar sampai ke pengungsi mandiri secara berkala.
- Memberikan layanan kesehatan keliling dan dukungan psikososial bagi pengungsi, terutama anak-anak dan lansia.
Dengan langkah ini, diharapkan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan pasca-bencana. Kepala BNPB juga mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berhenti pada tanggap darurat, tetapi juga harus mencakup pemulihan jangka panjang bagi seluruh korban.
