Waspada Penipuan Bermodus AI yang Catut Nama Pejabat, Wagub Vasko Ruseimy Beri Peringatan
Wakil Gubernur Vasko Ruseimy mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Penipuan ini sering kali mencatut identitas pejabat publik untuk mengelabui korban.
Modus Penipuan dengan AI
Dalam pernyataannya, Wagub Vasko menjelaskan bahwa para pelaku kejahatan menggunakan teknologi AI untuk menyamar sebagai pejabat. Mereka membuat suara atau video palsu yang sangat meyakinkan, sehingga korban tidak mudah mencurigainya.
Cara Kerja Penipuan
- Pelaku mengumpulkan data publik pejabat dari media sosial atau sumber terbuka.
- Menggunakan AI untuk meniru suara atau gerak-gerik pejabat.
- Menghubungi korban melalui telepon atau video call dengan identitas palsu.
- Meminta transfer uang atau data pribadi dengan dalih tertentu.
Imbauan untuk Masyarakat
Vasko Ruseimy mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada permintaan mendadak, terutama yang melibatkan uang atau informasi sensitif. Ia menyarankan untuk selalu melakukan verifikasi melalui saluran resmi sebelum mengambil tindakan.
“Jangan ragu untuk menghubungi instansi terkait jika menerima panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat,” tegasnya dalam keterangan yang dikutip dari ANTARA News Sumbar.
Langkah Pencegahan
- Periksa kembali nomor telepon atau alamat email pengirim.
- Gunakan aplikasi perekam panggilan sebagai bukti.
- Laporkan segera ke pihak berwajib jika menemukan indikasi penipuan.
Dengan meningkatnya kecanggihan teknologi, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghindari kerugian akibat penipuan bermodus AI.
