July 22, 2026

GMOCT Mengecam Kekerasan terhadap Wartawan: Seruan Usut Tuntas Pelaku Pengeroyokan

GMOCT Mengecam Kekerasan terhadap Wartawan: Seruan Usut Tuntas Pelaku Pengeroyokan

Jakarta – Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Seorang jurnalis dikeroyok saat tengah mengungkap kasus kejahatan di lapangan. Peristiwa ini langsung mendapat kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk dari Gerakan Media Online dan Cetak (GMOCT).

Dalam pernyataan resminya, GMOCT menegaskan bahwa wartawan adalah profesi mulia yang bertugas menyampaikan kebenaran kepada publik, bukan penjahat yang layak menjadi sasaran kekerasan. Organisasi ini mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas para pelaku.

“Wartawan bukanlah penjahat. Mereka bekerja demi kepentingan publik. Kekerasan terhadap jurnalis adalah pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia,” ujar perwakilan GMOCT.

GMOCT juga mengingatkan bahwa insiden seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, aksi premanisme terhadap wartawan akan terus terjadi dan mengancam demokrasi. Mereka meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk bergerak cepat, mengidentifikasi pelaku, dan memproses hukum secara transparan.

Lebih lanjut, GMOCT mengimbau seluruh wartawan untuk tetap waspada dan tidak gentar dalam menjalankan tugas jurnalistik. Mereka juga mendorong Dewan Pers untuk turun tangan memantau perkembangan kasus ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan pers masih menghadapi tantangan serius di Indonesia. Dukungan dari semua elemen masyarakat diperlukan agar wartawan dapat bekerja tanpa rasa takut.