Kejagung Panggil 12 Saksi Dugaan Korupsi MBG, Termasuk Sekretaris Kepala BGN
Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada tahap pemeriksaan terbaru, sebanyak 12 orang dipanggil untuk dimintai keterangan.
Pemeriksaan Melibatkan Pejabat BGN
Salah satu saksi yang diperiksa adalah sekretaris Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini menandakan bahwa penyidikan kasus ini telah merambah ke lingkaran pejabat tinggi di lembaga terkait. Pemeriksaan terhadap sekretaris kepala BGN diduga untuk mengklarifikasi alur pengambilan keputusan dan dokumen administratif yang berkaitan dengan proyek MBG.
Fokus Penyidikan Kejagung
Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) fokus mengumpulkan bukti dan keterangan terkait kerugian negara dalam proyek tersebut. Para saksi yang dipanggil berasal dari berbagai unsur, termasuk pegawai negeri, staf administrasi, dan pihak swasta yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa untuk program MBG.
- Selain sekretaris kepala BGN, sejumlah saksi lainnya berasal dari unit pelaksana teknis di daerah.
- Pemeriksaan dilakukan secara bergantian di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta.
- Kejagung masih terus mengembangkan penyidikan untuk mencari kemungkinan tersangka baru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejagung belum memberikan pernyataan resmi mengenai materi pemeriksaan secara detail. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa saksi dimintai klarifikasi tentang proses tender dan pencairan anggaran yang diduga tidak sesuai prosedur.
Kasus dugaan korupsi MBG ini menjadi sorotan publik karena menyangkut program pemerintah yang menyasar gizi anak sekolah. Kejagung berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memulihkan kerugian keuangan negara.
