September 12, 2026

Negara Tanggung Gaji Manajer Kopdes Selama Dua Tahun, Berapa Nominalnya?

Gaji Manajer Koperasi Desa Ditanggung APBN Hingga 2026

Pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih selama dua tahun ke depan. Kebijakan ini diumumkan oleh Kepala Badan Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (BPUMKM) atau Purbaya, yang menyatakan bahwa negara siap membayar gaji sekitar 30.000 manajer Kopdes.

Nominal Gaji Masih Dirahasiakan

Meski demikian, besaran gaji yang akan diterima para manajer masih dirahasiakan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa nominalnya belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah. Namun, langkah ini diambil untuk memastikan koperasi desa dapat berjalan optimal tanpa terbebani biaya operasional di awal.

Dampak Terhadap Ruang Fiskal Desa

Kebijakan ini menuai sorotan dari para ekonom. Mereka menilai bahwa penangguhan gaji manajer Kopdes oleh negara justru mempersempit ruang fiskal desa. Sebab, dana yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan desa terpaksa digunakan untuk membayar gaji. Meski begitu, pemerintah optimistis langkah ini akan mendorong efisiensi dan mengurangi subsidi hingga Rp150 triliun, seperti disinggung oleh BP BUMN.

Kopdes Gandeng PNM dan PT Pos

Untuk memperkuat operasionalnya, Kopdes Merah Putih berencana menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pos Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan keuangan di pedesaan serta memastikan tidak ada gagal bayar. Pemerintah juga akan membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi jalannya program ini.

Keuntungan Masuk Desa sebagai Imbalan

Purbaya menyebutkan bahwa imbalan dari penanggungan gaji ini adalah keuntungan yang akan masuk ke desa. Dengan kata lain, negara berinvestasi pada sumber daya manusia di tingkat desa, dan hasilnya diharapkan kembali kepada masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi lokal.

Kesimpulan

Kebijakan penanggungan gaji manajer Kopdes oleh negara selama dua tahun merupakan langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa. Meskipun menuai kritik terkait ruang fiskal, pemerintah tetap berkomitmen untuk menjalankan program ini dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk PNM dan PT Pos. Besaran gaji yang masih menjadi misteri diyakini akan segera diumumkan dalam waktu dekat.