August 2, 2026

Gelombang Kedua Diklat Manajer Kopdes Merah Putih Disiapkan, Targetkan 1.021 Koperasi

Gelombang Kedua Diklat Manajer Kopdes Merah Putih Disiapkan, Targetkan 1.021 Koperasi

Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah mempersiapkan gelombang kedua pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Langkah ini diambil setelah gelombang pertama pelatihan yang melibatkan ribuan peserta hampir rampung.

28.626 Manajer Siap Ditempatkan di 1.021 Kopdes

Sebanyak 28.626 peserta yang telah lulus dari program Sekolah Pencetak Pengusaha dan Inovator (SPPI) akan segera ditempatkan sebagai manajer di 1.021 koperasi desa yang tersebar di berbagai wilayah. Bos Agrinas, selaku pengelola program, membeberkan rencana penyebaran para manajer ini ke titik-titik yang telah ditentukan.

Rampungnya Pelatihan Gelombang Pertama

Pelatihan manajer Kopdes Merah Putih gelombang pertama dijadwalkan rampung pada 31 Juli 2026. Setelah itu, mereka akan langsung bertugas di lapangan. Kemhan menegaskan bahwa para manajer akan bekerja selama dua tahun penuh untuk mengelola koperasi desa.

Klaim Gaji dan Uang Saku

Kemhan membantah isu bahwa peserta pelatihan Kopdes digaji Rp10 juta. Dalam klarifikasinya, Kemhan menyatakan bahwa peserta hanya menerima uang saku sebesar Rp1,5 juta selama mengikuti diklat. Informasi ini disampaikan untuk meluruskan spekulasi yang beredar di masyarakat.

Target Pembangunan Kopdes

Pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 35 ribu unit Kopdes Merah Putih akan rampung dalam kurun waktu 2-3 minggu ke depan. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola oleh tenaga profesional hasil didikan SPPI.

Dengan dimulainya gelombang kedua diklat, Kemhan berharap kualitas pengelolaan Kopdes semakin meningkat, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.