ICW Ungkap Pelaku Korupsi di Lingkungan Kampus Didominasi oleh Pihak Internal
ICW: Korupsi di Kampus Banyak Dilakukan oleh Orang Dalam
Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan bahwa praktik korupsi yang terjadi di lingkungan kampus sebagian besar dilakukan oleh pihak internal institusi tersebut. Temuan ini berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi yang dilakukan oleh lembaga antikorupsi tersebut.
Dominasi Pelaku Internal
Dalam laporan terbarunya, ICW menyoroti bahwa mayoritas kasus korupsi di perguruan tinggi melibatkan individu yang memiliki hubungan langsung dengan kampus, seperti rektor, dekan, dosen, hingga staf administrasi. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan internal dan sistem tata kelola di banyak kampus masih lemah.
Modus Operandi yang Terungkap
- Penyalahgunaan dana hibah dan penelitian
- Mark-up anggaran proyek pembangunan fasilitas kampus
- Penerimaan suap terkait penerimaan mahasiswa baru atau kenaikan pangkat
- Penggelapan dana sumbangan dari mahasiswa atau donatur
Dampak dan Rekomendasi
ICW menekankan bahwa korupsi di kampus tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak kualitas pendidikan dan kepercayaan publik. Lembaga tersebut merekomendasikan penguatan sistem pengawasan internal, transparansi anggaran, serta penegakan hukum yang tegas bagi para pelaku korupsi di lingkungan akademik.
Sumber berita ini dirilis oleh Kompas.id dan dapat diakses melalui tautan yang disediakan.
